Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Tapanuli Utara
(0633) 21415

Bupati Tapanuli Utara: Satu Warga Diduga Suspect Corona, Hasil Cek Medis Negatif
05 Maret 2020 Kontributor Kompas.com Padang Sidempuan (Oryza Pasaribu)
Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan (Venue/Erwin Gumilar)
Kamis, 05 Maret 2020

Bupati Tapanuli Utara: Satu Warga Diduga Suspect Corona, Hasil Cek Medis Negatif

Satu wanita di Tarutung, Tapanuli Utara, sempat dikabarkan diduga suspect corona. Namun setelah dilakukan pemeriksaan medis, hasilnya masuk dalam kategori orang dalam pemantauan.

Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan mengatakan, setelah mendapat informasi soal adanya satu warga yang diduga suspect corona, Nikson langsung memerintahkan anggotanya di Dinas Kesehatan bersama tim medis dari Rumah Sakit Tarutung untuk mengecek dan melakukan pemeriksaan.

"Sudah kita cek, hasilnya negatif," kata Bupati kepada kompas.com membenarkan adanya info tersebut, Kamis (5/3/2020).

Adapun warga tersebut, kata Nikson, seorang wanita yang tinggal bersama keluarganya di satu rumah di Tarutung.

"Pasien yang kita duga suspect satu orang, dan sudah kita lakukan pemeriksaan di Rumah Sakit. Hasilnya negatif, namun masuk dalam kategori orang dalam pemantauan," ungkap Nikson.


Infeksi paru, dikarantina di rumah

Dia menjelaskan, saat ini pasien berada di rumah sakit, dan rencana akan dikarantina di rumah pasien.

"Rencana kita akan karantina di rumahnya, kita pantau terus perkembangannya sampai lebih dari 14 hari ke depan" ujar Nikson.

Pasien, kata Nikson, seorang perempuan diindikasi mengidap infeksi paru, bukan Covid-19. Dan tetap akan terus diobservasi.

Masalah tersebut, juga sudah dilaporkan pihaknya ke Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dan Kemenkes RI.

"Yang kita duga satu orang, namun sekeluarga serumah tetap kita periksa dan pastikan kondisi kesehatannya. Dan segala biaya akan ditanggung Pemkab dibawah RSUD Tarutung," tukasnya.


Pola hidup bersih, awasi bandara dan siapkan RS rujukan

Bupati Nikson juga menyampaikan, ditetapkannya RSUD Tarutung sebagai salah satu dari 100 rumah sakit rujukan se-Indonesia untuk penanganan corona, dia mengaku siap.

"Kita siap, namun perlu kita dibantu oleh Kemenkes utk membenahi fasilitas sarana dan prasarananya. Dan kita masih menunggu petunjuk teknisnya seperti apa, dan dari situ nanti kita menyiapkan apa yang dibutuhkan," ucap Nikson.

Bahkan untuk mengantisipasinya, pihaknya mengimbau kepada Dinas Kesehatan dan pihak Bandara Silangit, melakukan pengawasan yang ketat kepada setiap warga yang masuk dan keluar dari bandara internasional tersebut.

"Untuk antisipasi kita terus lakukan, dari sosialisasi selalu menjaga pola hidup bersih dan sehat. Juga memeriksa setiap wisatawan yang masuk dan keluar dari Bandara Silangit," ujar Nikson.

Komentar


wwwwww